Jamaah umroh dan haji dari Indonesia terkenal senang berbelanja di Mekah maupun Madinah. Makanya tak heran kalau para pedagang di sana bisa berbahasa Indonesia, efek dari seringnya berkomunikasi dengan warga Indonesia yang berbelanja.
Banyaknya warga Indonesia yang berbelanja saat umroh maupun berhaji tak lepas dari kebiasaan membagikan oleh-oleh kepada saudara dan tetangga sepulang dari tanah suci. Oleh-oleh seperti kurma, kacang Arab, kismis, coklat Dubai, dan lain-lainnya sangat lazim menjadi buah tangan dari sepulang umroh atau haji.
Kalau jamaah umroh bisa membagikan oleh-oleh untuk saudara atau tetangga, lalu apa buah tangan yang bisa dinikmati oleh dirinya sendiri? Pastinya banyak cara, ya. Nah, bagaimana kalau oleh-oleh itu berupa buku dan Qur'an dari tanah suci? Gratis pula!
Ya, kita bisa mendapatkan buku dan Qur'an gratis ketika melaksanakan umroh atau haji di tanah suci, khususnya ketika berada di masjid Nabawi, Madinah. Bagaimana cara mendapatkan buku dan Qur'an gratis di Masjid Nabawi? Baca sampai selesai tulisan ini, ya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat.
Cara Mendapatkan Buku Gratis di Masjid Nabawi
Madinah adalah kota yang tenang. Orang-orangnya juga demikian, sangat open minded. Terbayang bagaimana diterimanya Rasulullah ketika hijrah dari Mekah ke Madinah disambut hangat oleh warga Madinah. Tak heran mereka mendapat julukan anshor atau para penolong.
Ketika ziarah di Masjid Nabawi, vibe tenangnya Madinah terus terasa. Hampir tak ada desak-desakan, semua ritme berjalan dengan santai, it's such slow living.
Makanya waktu ziarah selama di Masjid Nabawi Madinah bisa kita maksimalkan dengan berbagai ibadah, termasuk membaca buku agama dan membaca Qur'an.
Bagaimana kalau saat melaksanakan perjalanan umroh kita tak membawa buku bacaan untuk kita baca selama di sana? Tenang saja. Di sekitar Masjid Nabawi banyak tersedia buku agama yang bisa kita baca untuk memperkaya literasi kita, terutama tentang dasar-dasar agama Islam.
Bagaimana cara mendapatkan buku gratis di Masjid Nabawi? Berikut caranya:
- Ada beberapa rak berwarna kuning di beberapa gate atau pintu masuk Masjid Nabawi. Tapi ingat, tidak semua pintu masuk terdapat rak buku ini
- Ada banyak buku dengan berbagai bahasa tersedia di sana. Ini semuanya gratis dan jelas boleh kita ambil
- Cari buku dengan Bahasa Indonesia. Cukup ambil satu, karena masih banyak jamaah lain yang mungkin juga ingin membacanya
Bukunya tidak tebal dan isinya adalah tentang dasar-dasar Islam seperti Akidah dan juga Fikih, jadi sangat bermanfaat untuk bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk spot tempat membacanya bisa di mana saja, karena memang Masjid Nabawi semenenangkan itu. Kalau favorit saya sendiri sih di bagian rooftop atau di perpustakaan Masjid Nabawi. InsyaAllah di tulisan lainnya akan kita bahas bagaimana cara menuju rooftop dan atau perpustakaan Masjid Nabawi.
Cara Mendapatkan Qur'an Gratis di Masjid Nabawi
Membaca Qur'an dengan mudah bisa kita lakukan selama umroh atau berhaji, karena baik di Masjidil Harom maupun Masjid Nabawi kita tak akan sulit menemukan Qur'an di area masjid.
Jangankan di masjid, di hotel tempat menginap selama di Mekah dan Madinah juga disediakan Qur'an. Jadi memang tak ada alasan untuk tak membacanya, tinggal niat kuat saja dari kita masing-masing.
Apakah boleh Qur'an yang ada di rak-rak Masjid Nabawi kita bawa pulang? Sebaiknya jangan, karena itu memang dikhususkan untuk para jamaah yang akan membacanya. Kalau mau bawa oleh-oleh Qur'an gratis dari Masjid Nabawi, pengelola masjid di sana sudah menyiapkan beberapa titik untuk memintanya.
Di mana dan bagaimana cara mendapatkan Qur'an gratis di Masjid Nabawi untuk kita bawa pulang ke Indonesia? Here they are:
- Ada beberapa titik tempat untuk meminta Qur'an gratis, salah satunya di General Service Center dekat pintu 369
- Di General Service Center ada beberapa petugas. Antre lah di bagian kedua dari kiri yang ada lambang Qur'an di bagian atasnya
- Sampaikan maksud kita untuk meminta Qur'an. Biasanya petugas di sana menanyakan tafsir Qur'an yang diminta, maka mintalah Qur'an dengan terjemahan Bahasa Indonesia
Karena banyaknya yang mengantre, maka jangan kecewa jika ternyata Qur'an yang kita minta dengan terjemah Bahasa Indonesia tidak ada atau habis. Kita bisa datang lagi di lain hari di waktu yang lebih awal.
Oh iya, di General Service Center ini tak hanya tempat untuk meminta Qur'an gratis dengan terjemah berbagai bahasa, di sini juga kita bisa menanyakan arah jika merasa bingung atau juga bisa menanyakan cara mengoperasikan aplikasi Nusuk (platform digital resmi pemerintah Arab Saudi untuk membantu para jamaah umroh atau haji) jika belum terlalu paham.
Apa Oleh-oleh Favorit dari Masjid Nabawi?
Ada banyak yang bisa kita bawa ke rumah sepulang umroh atau haji dari haramain. Ada rindu serindu ingin kembali ke sana, ada kenangan yang membuat tak move on sama sekali dan ada kesan tersendiri tentang Mekah dan Madinah yang kontras, namun tetap mencinta dua-duanya sepenuh hati.
Jika oleh-oleh semisal kurma dan makanan lainnya bisa habis, maka alternatif buah tangan buku dan Qur'an gratis mana tahu bisa sedikit mengobati rasa rindu kita pada tenangnya Madinah, khususnya Masjid Nabawi. Maka keduanya layak diusahakan untuk kita bisa bawa ke Indonesia sebagai simbol kenangan-kenangan umroh atau haji yang tak terlupakan.
Mudah-mudahan Allah berikan kita kesempatan untuk menjadi tamu-Nya di Baitullah. secepatnya, setepatnya. Pun yang sudah, semoga Allah izinkan untuk kembali lagi ke sana, membayar rindu pada tanah kelahiran dan perjalanan dakwah Rasullulah. Aamiin.


%20(1).webp)





Wah, beruntung sekali bisa bawa pulang 'oleh-oleh' berharga langsung dari sana. Mendapatkan Al-Qur'an atau buku di Masjid Nabawi itu rasanya punya nilai emosional tersendiri ya pak.
BalasHapusMakasih banyak pak yo infonya. Simpen dulu siapa tau nanti diberi kesempatan oleh Allah untuk menginjakkan kaki di tanah suci.
BalasHapusSemoga suatu hari nanti kami sekeluarga diberi kesempatan mengunjungi baitullah. Aamiin.
BalasHapusMasya Allah pak Yonal dan keluarga baru pulang umroh ya? Aku baru tahu nih ada buku dan Quran gratis yg bisa kita bawa pulang. Jadi ada kenang-kenangan dan kalau rindu pengen kesana lagi baca Al-Qur'an nya bikin hati terobati. Semoga aku juga dan keluarga bisa segera ke sana, aamiin.
BalasHapusMasya Allah...jadi pengetahuan baru kalau umroh atau haji nanti. Aku juga baru dapat oleh-oleh buku dari saudara yang berangkat umroh kemarin. Rupanya bisa juga dapat alquran gratis disana ya. Masya Allah.
BalasHapusWah menyenangkan bisa mendapatkan buku atau quran gratis di masjid Nabawi, baru tahu aku cerita ini Pak, selama ini belum pernah ada yang cerita tentang ini. Semoga nantinya aku dan keluarga juga bisa memperolehnya saat berkunjung umroh atau haji nanti
BalasHapusYa Allah mudahkan kami untuk berziarah ke rumahmu, ke Makkah dan Madinah, untuk memenuhi panggilan haji maupun umroh. Aamiin ya robbal 'alamiin..
BalasHapusMakasih sharingnya Pak Yonal, jadi makin pengen cepet-cepet nyusul ke sana. Semangat nabung semangat ikhtiar. Aku simpan dulu infonya, semoga segera bisa merasakan sendiri di sana bawa buku dan Quran gratis untuk kenang-kenangan diri sendiri.
Aamiin aamiin ya rabbal alamiin. Melihat orang-orang terdekat yang sudah ke sana, tampaknya mereka memang merasakan rindu ingin kembali dan terus kembali. Dan, ini katanya sesuai dengan apa yang tertulis dalam Al-Qur'an bahwa kita akan memiliki kecenderungan pada ka'bah. Di sana apa-apa melimpah, ya, bukan hanya makanan, Al-Qur'an pun bisa didapat dengan gratis. Itu bisa menjadi kenang-kenangan yang berharga.
BalasHapusWalau begitu pasti ada aja ya yang membawa pulang karena dipikir gratis untuk dibawa. Merinding waktu baca, di setiap sudut disediakan Al-Quran, tak ada alasan untuk tidak bisa menyempatkan membaca Al Quran
BalasHapus