Cerita Umroh Setelah Idul Fitri bersama Ummi

Posting Komentar
Cerita Umroh Setelah Idul Fitri

Beberapa waktu sebelum Ramadan tahun ini Ummi (Ibu) bercerita kalau ia ingin menunaikan ibadah umrah. Maka diskusilah kita dengan keluarga tentang niat mulia Ummi ini. Kenapa harus diskusi? Karena kita mempertimbangkan siapa yang akan mendampingi beliau di sana dengan usia nya yang sudah sepuh.

Kakak pertama ternyata tidak siap, pun dengan si bungsu yang qodarullah harus ke tugas dinas ke China setelah lebaran. Akhirnya bismillah saya niatkan untuk berangkat umrah juga mendampingi ummi selama pelaksanaan umrah ini.

Persiapan Umrah Setelah Idul Fitri

Mempersiapkan ibadah umroh memang harus matang, mulai dari niat, finansial, kesehatan dan hal-hal lainnya. Dari pengalaman kemarin umroh setelah Idulfitri ada beberapa persiapan yang kita lakukan dari awal sampai keberangkatan.

Memilih Travel Umroh

Langkah pertama yang kita lakukan adalah mencari travel umroh. Ada beberapa yang kita tawarkan pada ummi, mulai dari travel umroh yang ada di Sukabumi sampai beberapa yang ada di Jakarta beserta list harga serta rencana keberangkatannya.

Setelah mempertimbangkan, pilihan Ummi jatuh pada travel umroh Al-Hikmah Mulya Wisata (AMW)  yang ada di Sukabumi. Kenapa memilih travel umroh ini? Karena beberapa saudara dan tetangga yang sudah berumroh sebelumnya menggunakan travel umroh dari Al-Hikmah memberikan testimoni kepuasan selama melaksanakan umroh dan juga alamat dari AMW ini tidak jauh dari kediaman Ummi, lebih kurang 10 menit saja.

Alhamdulillah ketika datang pertama kalinya datang ke kantor Al-Hikmah di Selajambe, Cisaat kita diterima dengan hangat. Penjelasan tentang beberapa program umroh, estimasi waktu dan biaya dijelaskan dengan clear.

Informasi tentang beberapa program dari kantor AMW disampaikan ke Ummi. Setelah mempertimbangkan beliau akhirnya memilih untuk berangkat umroh setelah Idulfitri atau umroh di bulan Syawal.

Membuat Paspor

cara membuat paspor untuk umroh

Sebagai calon jemaah umroh kita juga diberi penjelasan tentang persiapan lainnya untuk sampai pada titik keberangkatan. Salah satunya adalah menyiapkan paspor.

Karena saya sendiri dan Ummi memang belum memiliki paspor, maka langkah selanjutnya adalah membuat paspor ke Kantor Imigrasi. Untuk pembuatan paspor ini travel umroh memberi pilihan untuk dibuatkan atau membuat secara mandiri dengan penjelasan harganya.

Saya sendiri memilih membuat paspor secara mandiri karena pernah membantu istri dan mamah mertua membuat paspor untuk umroh 2 tahun sebelumnya dan seingat dulu itu caranya cukup mudah. Dan alhamdulillah memang tak sulit asal kita tahu alurnya.

InsyaAllah untuk tatacara membuat paspor mandiri untuk umroh ini akan dibuatkan di tulisan selanjutnya agar memiliki ruang khusus yang lebih lengkap.

Manasik Umroh

Manasik Umroh dan haji

Hal yang tak kalah penting dalam persiapan umroh adalah pelaksanaan manasik. Manasik sendiri adalah penyampaian tentang informasi seputar umroh meliputi peragaan, simulasi dan latihan pelaksanaan umroh.

Pelaksanaan manasik umroh dilaksanakan di kantor AMW di Selajambe, Cisaat. Alhamdulillah banyak sekali ilmu dan insight dari manasik dan dari kegiatan manasik ini pertama kalinya juga bertemu dengan jamaah lainnya yang nantinya akan sama-sama melaksanakan umroh.

Vaksin Meningitis dan Polio

Di acara manasik ini berbarengan juga dengan suntik vaksin sebagai persyaratan untuk jamaah umroh. Vaksin yang disyaratkan adalah adalah vaksin meningitis dan polio.

Untuk vaksin ini kita juga diberi kebebasan untuk melakukan suntik nya di klinik atau rumah sakit pilihan kita sendiri atau menggunakan klinik yang bekerja sama dengan travel umroh. Saya sendiri dan Ummi mempercayakan untuk divaksin oleh klinik rekanan travel AMW dan waktunya di hari yang sama dengan manasik. Jadinya memang lebih simple karena petugas yang akan menyuntik vaksin datang ke kantor AMW. Jadi hari itu dua agenda terselesaikan, manasik dan suntik vaksin.

Drama Penundaan Penerbangan

Manasik dilaksanakan beberapa hari sebelum Ramadan, maka Ramadan kita penuhkan dengan merapalkan doa-doa pada Allah meminta agar kelak umroh setelah idul fitri berjalan lancar. Tapi di akhir-akhir Ramadan kita sempat cemas melihat panasnya kondisi geopolitik di Timur Tengah karena konflik antara Iran, Israel dan Amerika.

Cancel Penerbangan Pertama

Kekhawatiran dengan kondisi Timur Tengah yang memanas akhirnya memang berdampak. Penerbangan kita yang direncanakan pada 7 Syawal di cancel pihak Qatar Airways karena kondisi keamanan. Ini tidak terjadi ke keberangkatan kita saja, tetapi banyak juga terjadi pada jamaah-jamah umroh di travel lainnya.

Tak ada yang yang bisa kita lakukan kecuali berpasrah pada skenario Allah di luar kuasa kita. Namun yang luar biasa adalah pihak AMW yang tetap mengusahakan tiket pengganti untuk tiket sebelumnya yang di cancel.

Cancel Penerbangan Kedua

Di grup WA jamaah umroh kita mendapat informasi bahwa ada tiket pengganti umroh dengan jadwal transit ke Malaysia. Alhamdulillah senangnya. Namun dengan kondisi yang masih memanas di kawasan teluk ini 10 jamaah umroh memilih mundur dan re-schedule ke waktu lainnya setelah musim haji. Akhirnya dari 47 calon jamaah kita menjadi 37 saja karena mundurnya 10 jamaah ini.

2 hari setelah lebaran kita mendapat informasi kalau tiket kita di-cancel kembali oleh pihak maskapai karena kondisi force majeure. Rasanya benar-benar bercampur aduk ya Allah. Serasa naik roller coaster yang menukik sangat.

Finally, Tiket ke-3

Yang luar biasa adalah effort dari tim travel AMW yang tetap ikhtiar terbaik untuk para calon jamaah umroh. Mereka tetap berusaha mencari alternatif penerbangan lain yang memungkinkan. Dan, alhamdulillah ada tiket untuk tanggal 29 Maret yang fix tak akan ter-cancel. Tapi.. untuk tiket kepulangannya yang di cancel :(.

Alternatif dari travel AMW adalah mencari tiket kepulangan di tanggal lain. Alhamdulillah ada. Tapi ini 2 hari bertambah dari jadwal semula. Jadinya kalau bersedia kita harus membayar biaya tambahan untuk hotel 2 hari. Jadinya yang rencana awal 9 hari menjadi 11 hari dan 12 hari beserta kepulangan.

Info ini disampaikan kepada Ummi dan beliau berkata:

Bismillah, mudah-mudahan Allah Meridhoi, insyaAllah kita lanjut

Alhamdulillah Umroh Aman dan Lancar

Umroh setelah idul fitri

Di hari yang dijadwalkan akhirnya kita berangkat untuk melaksanakan umroh. Dan mungkin hikmah dari semua kesabaran kita menghadapi drama tak terduga dari di-cancel nya tiket penerbangan beberapa kali ini adalah pelaksanaan umroh yang berjalan aman, nyaman dan lancar dalam setiap prosesnya.

Secara garis besar mulai dari keberangkatan sampai kepulangan saya sendiri merasa puas dengan pelayanan tim Travel AMW yang sangat maksimal. Yang luar biasa adalah semua pelayanan dari travel umroh terasa sekali kekeluargaannya sehingga kita benar-benar merasa nyaman dalam menjalankan umroh ini.

Momen Bahagia dan Awkward ketika Umroh

Di sela-sela kebahagiaan bisa berkunjung ke Masjidil Harom, Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lainnya di tanah suci selama umroh ini, ada kebahagiaan lain yang dirasakan, yaitu bisa bertemu dengan salah satu sahabat dari SMA yang qodarullah sudah 4 tahun bekerja di Riyadh, namanya Kang Peri Supriatna.

Kang Peri menyempatkan waktu terbang dari Riyadh ke Madinah untuk bisa bertemu. Alhamdulillah kita bertemu di depan Masjid Nabawi waktu itu.

umroh syawal

Dari sekian banyak obrolan kita, Kang Peri juga mengajak untuk makan bakso dan martabak di salah satu tempat makan Sunda yang terkenal di Madinah, namanya Al-Falah. Hampir sampai tengah malam kita di sana menikmati kuliner Indonesia yang aduhai rasanya.

Kita janjian ketemu lagi dini hari di Raudhoh untuk ziarah di makam Rasullulah. Sekitar jam 02.30 Kang Peri mengirim WA kalau antrian untuk masuk Raudhoh sudah cukup panjang, ternyata chat dari Kang Peri berbarengan masuk dengan chat grup jamaah umroh dari 'a Haji, ketua travel umroh AMW yang memberitahukan jamaah untuk siap-siap ke Raudhoh. 

Setengah mengantuk dibalaslah chat itu, maksud hati mau membalas chat Kang Peri, eh tapi ternyata ke kirim ke grup jamaah umroh. Yang membuat malu adalah bahasa yang digunakan adalah bahasa teman dekat yang memang kurang elok kalau untuk dikirim ke grup WA, apalagi ini jamaah umroh.

Akhirnya ketika bertemu dengan 'a Haji di lobi hotel saya minta maaf atas WA yang salah kirim. Alhamdulillah beliau dengan legowo sambil tersenyum bilang "ga apa-apa, sudah dihapus juga kan, ya" :).

Beribu Kebahagiaan di Momen Umroh setelah Idul Fitri

Umroh setelah Idul Fitri

Banyak cerita bahagia selama menjalankan umroh setelah idul fitri kemarin. InsyaAllah secara berkala akan dibagikan di tulisan-tulisan berikutnya. Mudah-mudahan bisa sedikit mengobati rasa rindu ke tanah suci.

Secara garis besar, di antara sekian kebahagiaan menjalani umroh syawal kemarin alhamdulillah dapat melewati drama cancel pesawat beberapa kali dan berujung tetap dapat terbang, membersamai Ummi di setiap kegiatan selama umroh, berjodoh dengan travel yang memberikan pelayanan yang prima, bertemu dengan teman-teman jamaah umroh yang baik, hangat dan sangat kekeluargaan serta semua kegiatan umroh, ziarah, dan tour city dapat dijalankan dengan aman, nyaman, dan bahagia selalu. Alhamdulillah.

Jika Allah memberi kesempatan lagi, ingin rasanya kembali ke tanah suci baik untuk umroh atau pun haji bersama keluarga. Mudah-mudahan Allah kabulkan. Aamiin.

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar