Belajar Mengenai Pengertian Puasa Ramadhan dan Dalilnya

Posting Komentar

Pengertian Puasa Ramadhan dan Dalilnya

Setelah sebelumnya kita membahas tentang jenis puasa wajib dan puasa sunah, kali ini kita akan melanjutkan dengan pembahasan mengenai pengertian puasa Ramadan dan dalilnya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk semua dan menjadi ilmu atau informasi tentang definisi puasa Ramadan dan juga dasar menjadi perintah tersebut dari Allah yang yang tertulis di Qur'an maupun Hadis Nabi.

Pengertian Puasa Ramadhan dan Dalilnya

Ramadan selalu memberikan suasana berbeda, tidak hanya bagi umat Islam, tapi Ramadan memberikan keberkahan bagi banyak orang. Kita bisa lihat sore hari dengan war takjil yang bisa diikuti oleh semua orang, kang paket sibuk dengan segala kiriman barang menjelang lebaran, sampai toko alat kue pun ikut menikmati meningkatnya daya beli masyarakat di bulan suci ini.

Di antara euporia di bulan Ramadan ini mari kita sejenak merenungkan apa sebenarnya pengertian puasa Ramadan dan dalil yang menyertainya. Untuk apa? Tiada lain agar kita bisa lebih memahami ibadah yang kita jalani dan dasar hukum yang mewajibkannya.

Pengertian Puasa Ramadhan

Ibadah puasa hampir ada di setiap agama. Untuk membedakannya, maka ibadah ini memiliki kekhususan yang membedakan satu sama lain. Contohnya dalam agama Islam, ibadah puasa dikenal juga dengan ibadah shaum dan dilakukan di bulan Ramadan.

Shaum sendiri secara bahasa artinya mencegah atau menahan diri. Dalam definisi lebih luas, shaum dapat diartikan sebagai ibadah dengan cara menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya mulai dari fajar sampai tenggelamnya matahari atau dari waktu subuh sampai maghrib. Beberapa yang termasuk membatalkan puasa antara lain yang paling umum adalah makan dan minum.

Selanjutnya kita bahas tentang Ramadan. Ramadan adalah bulan ke-9 dalam kalender Islam. Secara bahasa Ramadan diambil dari Bahasa Arab yang artinya panas terik atau panas yang membakar.

Makna panas terik diambil karena bulan Ramadan ini bertepatan dengan musim panas yang sedang dipuncaknya di Jazirah Arab. Sedangkan makna panas yang membakar adalah simbol dari Ramadan sebagai waktu untuk membakar dosa-dosa kita dengan melaksanakan ibadah shaum.

Di kita, bulan Ramadan sering juga disebut bulan puasa, bulan suci, bulan mulia atau bulan penuh berkah. Di beberapa negara lain bulan Ramadan ini juga dikenal dengan istilah syahrul mubarok atau syahrul quran.

Jadi, kalau kita simpulkan, apa itu puasa Ramadan? Puasa Ramadan adalah ibadah puasa atau shaum yang hukumnya wajib dan khusus dilaksanakan di bulan Ramadan dengan cara menahan diri dari hal-hal yang membatalkannya seperti makan dan minum mulai dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari.

Dalil tentang Puasa Ramadhan

Puasa Ramadan adalah salah satu ibadah yang termasuk ke dalam Rukun Islam. Ibadah ini ada di urutan ke-4 setelah syahadat, salat dan zakat.

Dasar setiap ibadah dalam Islam tentu saja harus dari Al-Qur'an dan juga Hadist Nabi. Ini sangat penting kita catat, jangan sampai kita melakukan suatu ibadah apapun yang tak ada dasarnya baik dari Al-Qur'an maupun Hadist, karena hal tersebut masuk dalam kategori bid'ah atau sesuatu yang baru, tanpa contoh dari Nabi dan jelas menyalahi syari'at agama.

Apakah ada dalil dari Al-Qur'an yang mewajibkan ibadah puasa atau shaum di bulan Ramadan? Jelas ada. Dalilnya ada dalam surat kedua dalam Al-Qur'an, Surat Al-Baqarah ayat 183.

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

Selain dalam Al-Qur'an, ada juga beberapa Hadist Nabi yang menguatkan tentang perintah ibadah shaum ini. Beberapa di antaranya seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim

Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah, dan puasa Ramadhan

 Hadist lainnya tentang shaum ini ada juga yang diriwayatkan oleh Ahmad

Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; di dalamnya pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu..

Hikmah Diwajibkannya Puasa di Bulan Ramadhan

Setiap ibadah diwajibkan oleh Allah bukan tanpa sebab. Akan banyak hikmah yang bisa kita petik ketika kita taat dan ikhlas menjalankan setiap kewajiban dari-Nya.

Hikmah dari menjalankan puasa itu sendiri seperti yang termaktub dalam akhir Surat Al-Baqarah ayat 183, yaitu agar kita bisa meningkatkan ketaqwaan pada Allah. Dari sisi sosial ibadah shaum ini juga setidaknya akan memberikan kita pelajaran untuk belajar empati kepada sesama sehingga menjadi momen yang baik untuk berbagi juga. Pun dari sisi kesehatan, puasa ini akan menjadi proses yang baik dalam detoksifikasi tubuh, sehingga otomatis puasa menyehatkan tubuh.

Pun jika belum paham dengan hikmah suatu ibadah, cukuplah bagi kita ikhlas dan ingin mendapat ridha Allah ketika melaksanakannya sebagai bentuk ketaatan dalam hidup kita, karena memang tiada tujuan lain dalam hidup kita kecuali untuk beribadah kepada-Nya seperti yang ditegaskan dalam Surat Adz-dzariyat ayat 56.

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

Teman-teman yang ingin membaca artikel-artikel lainnya tentang puasa atau segala sesuatu yang berhubungan dengan bulan Ramadan, bisa juga mengunjungi blog Mbak Wahyu Suwarsi. Di menu pencariannya silakan klik puasa atau Ramadan, nanti akan muncul ragam artikel yang relate seperti tradisi Ramadan di berbagai daerah, menu-menu buka puasa, sampai tips tetap bugar selama puasa Ramadan. InsyaAllah akan menjadi ilmu dan informasi yang sangat bermanfaat.

Demikian pembahasan tentang pengertian puasa Ramadhan dan dalilnya dari Al-Quran dan Hadist. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang membaca. Aamiin.

Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar