a journey

Tetap Aman di Pekan ke-36 Kehamilan

7 komentar

Belajar menjadi suami, menemani istri di kehamilan pekan ke-36

Menemani masa kehamilan sang istri di trimester akhir menjelang kelahirannya menjadi momen-momen yang mengharuskan lebih siaga dalam menjaga ibu dan calon bayi. Di kisaran pekan ke-36 kehamilannya, di saat perutnya sudah membulat sempurna, beberapa tanda menjelang kelahiran sang buah hati sudah mulai terlihat.

Kehamilan Pekan ke-36

Setelah mengalami HEG (Hiperemesis Gravidarium) di awal-awal kehamilan, sampai beberapa kali melakukan perawatan di rumah sakit, kini kondisi kehamilannya berangsur membaik. Walau dilalui dengan perjuangan luar biasa, alhamdulillah pemeriksaan USG terakhir menunjukkan kondisi janin dalam kondisi sehat dan sempurna.

Apa Yang Ia Rasakan? dan Apa Yang Harus Kita Lakukan?

Kini tinggal beberapa pekan lagi menunggu sang buah hati lahir, beberapa kondisi mulai dialami oleh sang istri, seperti beberapa berikut ini:

Berat Badan

Berat badan mengalami kenaikan walaupun pada kehamilan ke empat ini tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan kehamilan sebelumnya, karena akhir-akhir ini biasa mengonsumsi lemon, sehingga pencernaan lebih lancar. Jika pada kehamilan sebelumnya pernah mencapai berat badan 83 kg, saat ini berat badannya ada pada kisaran 73-75 kg.

Para ayah, berilah semangat agar ia tetap percaya diri dengan masalah berat badan selama mengandung, jangan sampai ibu hamil merasa insecure dengan kondisi badannya yang terus naik bulan demi bulan dalam masa kehamilan.

Pergelangan kaki membengkak

Teman sang istri yang juga sedang hamil pernah berseloroh jika kaki mereka seperti kaki gajah di usia tua kehamilan. Ya, kedua kaki tampak semakin besar mengalami pembengkakan di usia hamil tua ini. Dari beberapa informasi yang didapat, hal ini dikarenakan edema atau cairan yang menumpuk.

Dengan pembengkakan di sekitar kakinya, otomatis membuatnya agak kesulitan dalam berjalan. Para ayah, jangan lupa memberikan pijatan lembut ya pada area kakinya, agar sang istri merasa rileks di antara bengkak yang dialaminya.

Frekuensi Ke Kamar Mandi Meningkat

Sering kali di malam hari ia terbangun, bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil. Dengan semakin membesarnya kehamilan, pastilah kandung kemih lebih tertekan ke bawah dan menyebabkan seringnya buang air kecil. 

Para ayah jangan lupa ingatkan sang istri untuk menjaga pola minumnya, agar terhindar dari dehidrasi. Menurut saran bidan yang kami datangi, akan lebih baik jika ibu hamil banyak mengonsumsi buah yang mengandung banyak air di kehamilan pekan ke-36 ini.

Nyeri Pada Punggung Sampai ke Panggul

Jika sedang duduk dan ingin berdiri, istri sangat berhati-hati dalam bergerak. Selain karena berat badannya yang semakin naik, ia juga merasakan sakit di daerah belakang tubuhnya, mulai dari punggung atas, sampai bagian bawah panggul. Hal ini normal, karena panggul mengalami pelonggaran untuk persiapan proses kelahiran.

Jangan lupa beri pijatan ringan di sekitar punggung ya, para ayah, agar ia lebih merasa rileks. Jika kondisinya sudah sangat tak membuat sang istri tak nyaman, segera bawa ke bidan atau dokter kandungan untuk berkonsultasi dan  diberi tindakan medis.

Kontraksi Palsu

Sempat dibuat kaget karena dikira akan melahirkan dengan rasa mules yang dialaminya. Namun menurut perhitungan kalender hamil, proses melahirkan diperkirakan masih satu bulan ke depan. Ternyata, di usia kehamilan delapan bulan ini ada yang di sebut kontraksi palsu. Ya, anggap saja mungkin untuk latihan menghadapi rasa mules di proses pembukaan  kelahiran nanti. 

Para ayah jangan lupa untuk selalu memberi semangat pada sang istri, agar ia tidak stres menghadapi masa-masa menuju 9 bulan yang diawali dengan kontraksi palsu.

Semoga masa-masa penantian kelahirannya berjalan dengan lancar dan di beri keselamatan. Kita sebagai sosok suami harus senantiasa siaga untuk selalu aware dengan kondisi istri yang memang tidak mudah selama mengandung sang buah cinta. 

Menjadi pendengar setia atas segala keluh kesahnya, memberikan pijatan hangat, atau membawa dan menemani ke bidan atau dokter kandungan akan sangat membantunya termotivasi untuk terus semangat dalam menjalani masa kehamilannya, terlebih di masa-masa akhir seperti pekan ke-36.

Untuk setiap pasangan yang sedang menunggu diberi amanah kehamilan, tetap bersabar dan berikhtiar ya. Semoga Allah memberikan kado terindah kelak dalam menjalin rumah tangga dengan menggenapkan kebahagiaan melalui kehadiran sang buah hati, dan semoga kita dapat memetik hikmah dari setiap skenario hidup yang di berikan Allah pada pengembaraan kita di dunia ini. 



Related Posts

7 komentar

  1. MasyaAllah perjuangan ibu hamil memang tiada duanya ya pak, semoga lancar persalinannya pak

    BalasHapus
  2. Ko' aku bacanya deg degn yaa... Ngebayangin nanti nikah terus hamil, bakalan ngalamin kayak gtu

    Apalagi rasa sakitnya berkali-kali lipat... Ibu2 manapun hebat bisa ngelaluinnya

    BalasHapus
  3. Congrats ya Kang Yonal. Semoga lancar persalinan anak ke-empatnya ini.

    BalasHapus
  4. Semoga istrinya selalu sehat...dan lancar persalinannya nanti

    BalasHapus

Posting Komentar