Motivasi Menjadi Seorang Guru

2 komentar

Motivasi Menjadi Seorang Guru

Setiap orang mempunyai motivasi dalam melakukan sesuatu, begitu pun dengan seorang guru. Motivasi menjadi seorang guru tentunya akan menjadi pendorong untuk seseorang dalam menggapai cita-citanya mengabdikan diri menjadi seorang pengajar yang profesional.

Motivasi sendiri dimaknai sebagai dorongan yang timbul dari seseorang baik secara sadar maupun tak sadar untuk untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Dari definisi ini kita bisa menyimpulkan bahwa motivasi sangat besar peranannya pada seseorang dalam meraih apa yang menjadi tujuan hidupnya.

Ini Dia Beberapa Motivasi Menjadi Seorang Guru Dari Para Mahasiswa Pendidikan dan Keguruan

Untuk mengetahui motivasi menjadi seorang guru, sengaja ngobrol dengan beberapa alumni sekolah di tempat mengajar yang kini sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah dengan mengambil jurusan pendidikan dan keguruan di beberapa perguruan tinggi. Berikut beberapa penjabarannya.

1. Mewujudkan Cita-cita

Motivasi Menjadi Seorang Guru Dari Para Mahasiswa Pendidikan dan Keguruan

Kalau biasanya anak kecil zaman dulu ditanya cita-cita, rata-rata jawabannya ingin menjadi dokter atau pilot. Tetapi saat ini dengan sudah sangat terbukanya informasi yang bisa diakses bahkan oleh anak-anak, mereka sudah bisa mengekspresikan tentang apa yang ingin dilakukannya ketika dewasa, misalnya ada anak yang sudah merasa mantap ingin menjadi Youtuber ketika besar nanti.

Menjadi guru menjadi salah satu cita-cita yang juga ada di benak sebagian anak-anak. Itu pula yang dirasakan sosok Siti Imasmilah kecil dulu. Kini ia yang sudah dewasa dan telah lulus dari Madrasah Aliyah meneruskan pendidikannya dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas terbuka atau UT.

Menjadi guru adalah cita-cita saya dari kecil. Jadi motivasi terbesar saya adalah ingin mewujudkan cita-cita saya menjadi guru. Salah satu usaha dalam mewujudkan cita-cita tersebut, yaitu dengan kuliah mengambil fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, dengan mengambil jurusan sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Dengan harapan, nantinya dalam penyampaian materi terhadap peserta didik dapat lebih maksimal dan dapat dipertanggungjawabkan

Siti Imasmilah adalah salah satu alumni dari MA Raudlotul Ulum. Ia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan jurusan Pendidikan Agama Islam. Setelah lulus ia mendapat pekerjaan sebagai guru, namun lowongan yang ada adalah pengajar Bahasa Inggris. Ia diterima karena kemampuannya walaupun memiliki ijazah yang tidak linier.

Untuk mempertanggungjawabkan sebagai guru profesional, perempuan yang biasa disapa Imas ini kemudian kembali kuliah sambil mengajar dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Hal tentang profesionalitas guru ini memang sesuai dengan arahan pemerintah untuk guru agar mengajar linier atau sesuai dengan kepemilikan ijazahnya.

2. Mendidik dan Mencerdaskan Anak Bangsa

motivasi menjadi guru

Motivasi Menjadi guru selanjutnya datang dari alumni MA yang juga alumni dari Pesantren Daarul Ihsan Kadudampit Sukabumi, Robiatin Awani yang bisa dipanggil Awa. Awa kini sedang kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia atau UPI mengambil jurusan pendidikan PAUD.

Awa mengungkapkan kalau motivasinya kuliah mengambil jurusan pendidikan dan keguruan yang kelak berharap menjadi guru setelah lulus adalah keinginannya untuk berkontribusi dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa

Saya memilih kuliah di jurusan pendidikan keguruan karena saya percaya pendidikan adalah pondasi yang kuat untuk membangun masa depan yang cerah. Di zaman yang sekarang, peran guru itu sangat penting dalam membimbing dan mendukung generasi muda untuk menghadapi tantangan di zaman modern. Contoh nya seperti kebanyakan, anak zaman sekarang yang ga percaya diri dalam segala hal padahal di dalam diri dia memiliki potensi yang sangat baik. Maka dari itu saya tertarik untuk menjadi guru karena melalui pendidikan, saya dapat membantu membentuk generasi yang terampil, terdidik, dan penuh percaya diri untuk menghadapi di zaman yang terus berkembang.

3. Pekerjaan yang Mulia

Guru dianggap sebagai pekerjaan mulia dijadikan motivasi oleh alumni MA Raudlotul Ulum angkatan 2022 yang bernama Risma. 

Risma sendiri emang dari dulunya punya cita-cita atau keinginan menjadi guru karena menurut Risma menjadi guru itu salah satu pekerjaan mulia yang dimana ketika kita mengajarkan sesuatu hal InsyaAllah akan menjadi ladang pahala bagi kita sendiri dan juga ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi semua

Risma saat ini kuliah di Universitas Nusa Putra Sukabumi dengan mengambil jurusan PGSD atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Ia berkuliah untuk menggapai cita-citanya menjadi guru dengan mendapatkan beasiswa 1.000 Santri dari Kementerian Agama.  

Motivasi yang Tinggi Bekal untuk Menjadi Guru yang Menginspirasi

Ketika memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi seorang guru ini akan menjadi bekal yang bagus ketika menjadi guru kelak. Ketika mengabdi menjadi guru profesional dengan sepenuh hati, pastinya akan banyak yang terinspirasi dengan kehadiran sosok guru seperti ini.

Indonesia butuh guru-guru yang penuh dedikasi, yang mengajar dengan motivasi yang tinggi sehingga layak disebut guru profesional. Dengan hadirnya guru-guru ideal, pastinya pendidikan Indonesia akan tumbuh menjadi baik dan sekolah melahirkan out put yang yang berkualitas.

Pemerintah sejatinya memperhatikan generasi-generasi calon guru di masa depan agar motivasi menjadi guru ini tidak terhapus di tengah jalan karena melihat realita banyaknya guru-guru di dunia nyata yang kehidupannya memprihatinkan sehingga idealisme mereka terkikis sedikit demi sedikit karena kenyataan yang kurang berpihak pada nasib guru di negeri ini, terlebih para guru honorer.

Related Posts

2 komentar

  1. setuju banget, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Kak, setuju sekali. Semoga semakin diperhatikan oleh pemerintah para pahlawan tanda jasa kita

      Hapus

Posting Komentar