Hipokrit Muda

Posting Komentar

Puisi senandika satire tentang fenomena anak muda


Di setiap masa yang terus berputar tanpa henti
semangatmu di penghujung titik nadir
menyusut
padahal sorak-sorai khalayak terdengar indah
seraya menaruh harap di pundakmu
namun langkahmu tertatih
gontai

perjalanan hidupmu belum genap seperempat abad
namun idealismemu tak bedegap merasuk
kalah dengan realitas di depan wajahmu
engkau di persimpangan jalan
antara suara alam atau satu kepentingan

detak jantungmu tak terkira
terbawa terpaan semilir angin
di sorot mata yang mengawasimu
yang siap memberi pundi-pundi kehidupan

Tubuhmu muda
tapi jiwamu ringkih seperti sosok yang akan dijemput Azariel
padahal sabana luas yang menghijau zamrud
tersaji indah menghampar bagimu
namun rasamu sungguh bercabang

Baca juga:
Keunikan santri
Harmoni Akhir Pekan
Sembuhkan Lukamu

Yonal Regen
Ayah dari qurrota a'yun; mufid, fariha, syafiq. Pengajar di Raudlotul Ulum serta volunter di filantrofi Rumah Ziswah

Related Posts

Posting Komentar