a journey

Buah Kasih

1 komentar

           


            Perjalanan dinamika kehidupan dalam ikatan suci Tuhan, kini menjadi lengkap dengan hadirmu. Engkau adalah amanah yang kutunggu sabar dalam pergantian purnama, maklumat pertama keberadaanmu disambut ceria bak raja yang baru naik singgasana. Ingin rasanya kuwawarkan kepada seluruh isi dunia, bahwa kami bahagia dan siap menerima sang Arjuna.

Memperjuangkanmu memanglah tak mudah, tapi memang setara dengan suka cita tangis primamu. Kubisikan kalimat-kalimat surga di kanan telingamu, agar kelak engkau paham kemana arah hidup melaju, walau nada yang mengalir tak semanis irama angin yang bersemilir, tapi makna hakiki tuturku berharap dapat kau tahu.

Ombak yang menerjang kapal kehidupan, perlahan tenang dengan simpul senyum yang kau ciptakan. Tatapanmu menyejukan, pengobat nakhoda yang kelelahan. Peluhku tak kuhiraukan, hingga engkau nyaman di peraduan.

Kini ku harus membawamu ke kawah candradimuka, agar engkau paham bahwa dunia adalah ladang untuk berjuang bersama, memegang asa dan memeluknya dengan sempurna.

Bait-bait do’a kumunajatkan, agar engkau terberkati Tuhan. Tumbuh derana di dunia, hingga bahagia di surgaloka.

Engkaulah, pengikat kuat tali cinta. Buah kasih yang dititipkan Sang Maha Pencipta. 


Related Posts

1 komentar

Posting Komentar

Follow by Email