BLANTERWISDOM101

Melawan Rasa Marah Berlebihan

Jumat, 06 November 2020

melawan rasa marah yang diakibatkan oleh emosi yang tak terkontrol


Problematika hidup yang terjadi dalam kehidupan kadang di respon dengan berbagai rasa oleh manusia. Ada yang menanggapinya dengan sabar, ada pula yang merespon dengan dengan rasa marah yang menggebu-gebu. Untuk sebagian orang yang menanggapi segala sesuatu dengan kemarahan, tentu ini tidak baik dan jelas harus dihindari, karena rasa marah yang tak terkontrol selain akan merugikan bagi orang lain, jelas juga akan merugikan bagi dirinya sendiri, dan itu harus di lawan. 

Perlukah kita marah? 


Marah dalam Bahasa Indonesia berarti merasa atau perasaan tidak senang dan panas karena di hina atau diperlakukan kurang baik dan lain sebagainya. Sifat marah dapat mengakibatkan terganggunya aktualisasi diri dalam kehidupan, marah juga merupakan salah satu penyakit jiwa yang berbahaya yang ada dalam diri manusia. 

Nabi sendiri pernah memberi nasihat kepada seorang sahabat yang meminta petuah beliau untuk berhati-hati dengan sifat marahnya. Riwayat itu tersurat dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa seorang laki-laki berkata: ‘berilah aku pesan’: Rasullulah SAW bersabda: ‘Jangan marah’. Laki-laki itu mengulang pertanyaan yang sama pada nabi, dan nabi pun menjawab dengan jawaban yang sama: ‘Jangan marah’. 

Jenis-jenis rasa marah 


Rasa marah terjadi ketika aliran darah yang berada di sekitar jantung terasa mendidih dan tersebar ke seluruh pembuluh darah dan terasa ke seluruh tubuh, laksana api yang memanaskan air sampai mendidih di atas sebuah tungku. Demikian orang yang sedang marah mata dan kulitnya tampak memerah, hal tersebut menggambarkan warna sesuatu yang tercermin padanya. 

Kondisi emosional seseorang dalam menanggapi sesuatu terbagi tiga, yaitu: 

  • Santai, atau tidak marah sama sekali 
  • Marah yang berlebihan 
  • Marah yang dapat terkontrol 

Untuk poin kedua tentang rasa marah berlebihan atau yang tak dapat terkontrol, ini sangat berbahaya karena akan berdampak negatif terhadap tubuh, lisan, angota tubuh lain, dan yang utama dapat merusakan hati sebagai pusat kontrol emosi. 

Pentingnya Mengontrol Emosi 


Mengingat bahayanya emosional yang tidak terkontrol yang dapat mengakibatkan kemarahan yang berlebihan, tentu ini harus dicegah sedini mungkin jika kita merasa gejala-gejala itu ada dalam diri kita. 

Menurut Imam Ghazali, mengontrol emosi harus dengan mengetahui ilmunya terlebih dahulu. Beberapa diantaranya adalah: 

  • Meminta perlindungan kepada Allah 
  • Rubah posisi tubuh agar lebih rileks 
  • Segera basuh muka atau berwudu 
  • Diam lebih baik 
  • Legawa dengan memberi maaf 

Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa. Maka barang siapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka Pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim 
Q.S. AS-Syura (42):40 

Demikian beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk melawan rasa marah yang berlebihan agar emosi kita dapat lebih terkontrol dalam kehidupan. Semoga kita termasuk orang-orang yang mempunyai manajemen diri yang baik dan mempunyai sifat memaafkan kepada orang lain agar kehidupan kita menjadi lebih tenang.

Referensi:
Akidah Akhlak Kelas XII

Baca juga:
Share This :
Yonal Regen

Ayah dari qurrota a'yun; mufid, fariha, syafiq. Pengajar di Raudlotul Ulum serta volunter di filantrofi Rumah Ziswah

2 komentar

Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak komentar. Semoga bermanfaat. Salam